Contoh Kasus dan Jurnal
Kasus 1:
Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah mecatat Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Listrik tahun 2023 sebesar Rp350.000,00, sedangkan Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Listrik tahun 2024 sebesar Rp250.000,00. Atas keterangan tersebut maka dihitung nilai yang akan dijurnal :
Nilai Jurnal = Saldo Akhir Tahun n–Sisa Saldo Akhir Tahun n-1
Nilai Jurnal = 250.000,00 – 350.000,00
Nilai Jurnal = -100.000,00
Jurnal 1:
|
TANGGAL |
KODE AKUN |
NAMA REKENING |
DEBET |
KREDIT |
|
31 Desember 2024 |
2.1.06.02.02.0061 |
Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Listrik |
100.000,00 |
|
|
|
8.1.02.02.01.0061 |
Beban Tagihan Listrik |
|
100.000,00 |
Kasus 2:
Dinas Pariwisata mencatat Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Air tahun 2023 sebesar Rp5.000.000,00, sedangkan Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Air tahun 2024 sebesar Rp.7.000.000,00. Atas keterangan tersebut maka dihitung nilai yang akan dijurnal :
Nilai Jurnal = Saldo Akhir Tahun n–Sisa Saldo Akhir Tahun n-1
Nilai Jurnal = 7.000.000,00 – 5.000.000,00
Nilai Jurnal = 2.000.000,00
Jurnal 2:
|
TANGGAL |
KODE AKUN |
NAMA REKENING |
DEBET |
KREDIT |
|
3 Desember 2024 |
8.1.02.02.01.0060 |
Beban Tagihan Air |
2.000.000,00 |
|
|
|
2.1.06.02.02.0060 |
Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Air |
|
2.000.000,00 |
Tidak ada komentar