Contoh Kasus dan Jurnal
Kasus 1:
Tanggal 26 Mei 2024 diketahui bahwa Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan ada salah catat Utang Belanja Barang PakaiHabis-Suku Cadang- Suku Cadang Alat Besar untuk TA 2023 yang sudah diaudited. Utang yang benar adalah 30.000.000,00 tapi dicatat pada laporan audited sebesar Rp30.500.000,00 sehingga terdapat kelebihan pencatatan utang sebesar Rp500.000,00.
Jurnal 1:
|
TANGGAL |
KODE AKUN |
NAMA REKENING |
DEBET |
KREDIT |
|
2 Januari 2024 |
2.1.06.02.01.0014 |
Utang Belanja Barang Pakai Habis-Suku Cadang- Suku Cadang Alat Besar |
500.000.00 |
|
|
|
3.1.01.01.01.0001 |
Ekuitas |
|
500.000.00 |
Kasus 2:
Tanggal 26 Mei 2024 diketahui bahwa Dinas Sosial ada salah catat Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Telepon untuk TA 2023 yang sudah di audited. Tagihan Telepon yang benar adalah Rp700.000,00 tapi dicatat pada laporan audited sebesar Rp500.000,00 sehingga terdapat kurang pencatatan utang sebesar Rp200.000,00.
Jurnal 2:
|
TANGGAL |
KODE AKUN |
NAMA REKENING |
DEBET |
KREDIT |
|
2 Januari 2024 |
3.1.01.01.01.0001 |
Ekuitas |
200.000,00 |
|
|
|
2.1.06.02.02.0059 |
Utang Belanja Jasa Kantor-Tagihan Telepon |
|
200.000,00 |
Tidak ada komentar