# PANDUAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN PERANGKAT DAERAH I

# LAPORAN REALISASI ANGGARAN

Laporan Realisasi Anggaran menyajikan mengenai informasi realisasi pendapatan-LRA, belanja, transfer, surplus/defisit-LRA, dan pembiayaan, yang masing-masing diperbandingkan dengan anggarannya dalam satu periode, dan dengan realisasi periode sebelumnya.

1. Pendapatan LRA**

**1.1 Penjelasan singkat**

Pendapatan LRA adalah semua penerimaan Rekening Kas Umum Daerah yang menambah Saldo Anggaran Lebih dalam periode tahun anggaran yang bersangkutan yang menjadi hak Pemerintah Kota Denpasar, dan tidak perlu dibayar kembali oleh pemerintah.

**1.2 Perhitungan**

<p class="callout info">Pendapatan LRA = STBP Tahun Berjalan – Restitusi Pendapatan  
</p>

2. **Belanja**

**2.1 Penjelasan singkat**

Belanja adalah semua pengeluaran oleh Bendahara Umum Daerah yang mengurangi Saldo Anggaran Lebih dalam periode tahun anggaran bersangkutan yang tidak akan diperoleh Pembayarannya kembali oleh pemerintah.

**2.2 Perhitungan**

<p class="callout info">Belanja = Total Belanja Uang Persediaan (UP) + Total Belanja Langsung (LS) + Total Belanja Tambah Uang (TU) – Contrapost (CP)</p>

**2.3 Pengujian Belanja** [**https://bit.ly/FormatPengujianBelanja**](https://bit.ly/FormatPengujianBelanja)

3. Penerimaan Pembiayaan**

**3.1 Penjelasan singkat**

Penerimaan pembiayaan antara lain dapat berasal dari pinjaman, dan hasil divestasi.

**3.2 Perhitungan**

<p class="callout info">Penerimaan Pembiayaan = Silpa Tahun Sebelumnya + Pinjaman + Hasil Investasi</p>

4. Pengeluaran Pembiayaan**

**4.1 Penjelasan singkat**

Pengeluaran pembiayaan antara lain digunakan untuk pembayaran kembali pokok pinjaman, pemberian pinjaman kepada entitas lain, dan penyertaan modal oleh Pemerintah Kota Denpasar.

**4.2 Perhitungan**

<p class="callout info">Pengeluaran Pembiayaan = SP2D Pembiayaan</p># NERACA

Neraca menggambarkan posisi keuangan suatu entitas akuntansi/entitas pelaporan mengenai aset, kewajiban, dan ekuitas pada tanggal tertentu.

**1. ASET LANCAR**

Aset lancar terdiri dari kas, piutang, penyisihan piutang, beban dibayar dimuka dan persediaan. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam aset lancar dijelaskan sebagai berikut:

1. Kas   
    Kas yang disajikan dalam laporan neraca adalah sisa uang yang ada pada rekening bendahara penerimaan maupun bendahara pengeluaran per 31 Desember 20NN yang belum disetorkan ke Kas Daerah.
2. Piutang   
    Piutang yang disajikan dalam laporan neraca adalah sisa piutang per 31 Desember 20-NN yang telah dikurangi dengan penghapusan dan pembayaran piutang selama 1 tahun sehingga menghasilkan piutang per 31 Desember 20NN.
3. Penyisihan Piutang   
    Penyisihan piutang yang disajikan dalam laporan neraca adalah piutang per 31 Desember 20NN yang telah disisihkan sesuai umur piutang. Umur piutang diklasifikasikan sebagai berikut:

- - Piutang Macet (lebih dari 5 tahun) disisihkan sebesar 100% dari nilai piutang.
    - Piutang Diragukan (lebih dari 2 tahun) disisihkan sebesar 50% dari nilai piutang.
    - Piutang Kurang Lancar (1-2 tahun) disisihkan sebesar 10% dari nilai piutang.
    - Piutang Lancar (kurang dari 1 tahun) disisihkan sebesar 5% dari nilai piutang.

4. Beban Dibayar Dimuka   
    Beban dibayar dimuka yang disajikan dalam laporan neraca adalah nilai kontrak atas sewa dibayar dimuka dan asuransi dibayar dimuka selama masa kontrak dikurangi dengan nilai kontrak yang sudah berjalan sampai dengan 31 Desember 20NN.
5. Persediaan   
    Persediaan yang disajikan dalam laporan neraca adalah sisa persediaan per 31 Desember 20-NN ditambah dengan pembelian persediaan dikurangi dengan persediaan yang telah digunakan selama 1 tahun.

**2.2 INVESTASI JANGKA PANJANG**

Investasi jangka panjang terdiri dari Investasi Jangka Panjang Non Permanen dan Investasi Jangka Panjang Permanen. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam investasi jangka panjang dijelaskan sebagai berikut :

1. **Investasi Jangka Panjang Non Permanen** merupakan investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk dimiliki secara tidak berkelanjutan atau suatu waktu dijual atau ditarik kembali.
2. **Investasi Jangka Panjang Permanen** merupakan investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk dimiliki secara berkelanjutan atau tidak untuk diperjualbelikan atau ditarik kembali. Nilai investasi jangka panjang permanen yang disajikan dalam laporan neraca adalah selisih antara nilai investasi permanen akhir tahun 20NN dikurangi dengan nilai investasi permanen akhir tahun 20-NN.

**2.3 ASET TETAP**

Aset Tetap terdiri dari Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan Bangunan, Jalan, Jaringan dan Irigasi, Aset Tetap Lainnya, Konstruksi Dalam Pengerjaan dan Akumulasi Penyusutan. Nilai asset tetap yang disajikan dalam laporan keuangan neraca adalah nilai aset tetap per 31 Desember 20NN yang telah di rekonsiliasikan dengan Bidang Aset sesuai neraca aset.

**2.4 PROPERTI INVESTASI**

Properti investasi adalah properti untuk menghasilkan pendapatan sewa atau untuk meningkatkan nilai aset atau keduanya. Nilai properti investasi yang disajikan dalam laporan neraca adalah nilai properti investasi per 31 Desember 20NN yang telah di rekonsiliasikan dengan Bidang Aset sesuai neraca aset.

**2.5 ASET LAINNYA**

Aset Lainnya terdiri dari Kemitraan dengan Pihak Ketiga, Aset Tak Berwujud, Aset Lain-Lain, Akumulasi Amortsasi Aset Tidak Berwujud dan Akumulasi Penyusutan Aset Lainnya. Nilai aset lainnya yang disajikan dalam laporan neraca adalah nilai aset lainnya per 31 Desember 20NN yang telah direkonsiliasikan dengan Bidang Aset sesuai neraca aset. Untuk Dana *Transfer Treasury Deposit Facility* (TDF) menggunakan angka yang dikirim dari pusat.

**2.6 KEWAJIBAN JANGKA PENDEK**

Kewajiban Jangka Pendek terdiri dari Pendapatan Diterima Dimuka, Utang Belanja Pegawai, Utang Belanja Persediaan, Utang Belanja Jasa dan Pemeliharaan dan Utang Jangka Pendek Lainnya. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam kewajiban jangka pendek dijelaskan sebagai berikut:

1. Pendapatan Diterima Dimuka   
    Pendapatan Diterima Dimuka yang disajikan dalam laporan neraca adalah nilai kontrak keseluruhan yang sudah di bayar kepada pihak ketiga dikurangi dengan masa kontrak yang sudah berjalan sampai dengan 31 Desember 20NN.
2. Utang Belanja   
    Utang Belanja yang disajikan dalam laporan neraca adalah nilai utang yang belum dibayarkan sampai 31 Desember 20NN yang akan di bayar pada tahun berikutnya.# LAPORAN OPERASIONAL

Laporan Operasional menyediakan informasi mengenai seluruh kegiatan operasional keuangan entitas pelaporan yang tercerminkan dalam pendapatan-LO, beban, dan surplus/defisit operasional dari suatu entitas pelaporan yang penyajiannya disandingkan dengan periode sebelumnya.

**PENDAPATAN ASLI DAERAH-LO**

Pendapatan Asli Daerah-LO terdiri dari Pajak Daerah-LO, Retribusi Daerah-LO, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan-LO dan Lain-Lain PAD yang Sah-LO. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Pendapatan Asli Daerah-LO dijelaskan sebagai berikut:

1. Pajak Daerah-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Pendapatan Pajak Daerah LRA + (Piutang Pajak 31 Desember 200NN – Piutang Pajak 31 Desember 20-NN) + Pendapatan Diterima Dimuka 31 Desember 20-NN – Pendapatan Diterima Dimuka 31 Desember 20NN.</p>
2. Retribusi Daerah-LO <p class="callout info">Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah Pendapatan Retribusi Daerah LRA + (Piutang Retribusi 31 Desember 20NN – Piutang Retribusi 31 Desember 20-NN).</p>
3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Nilai sejumlah pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan LRA.</p>
4. Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah LRA + (Piutang Lainnya 31 Desember 20NN – Piutang Lainnya 31 Desember 20-NN) + Pendapatan Diterima Dimuka 31 Desember 20-NN – Pendapatan Diterima Dimuka 31 Desember 20NN.</p>

**3.2 PENDAPATAN TRANSFER-LO**

Pendapatan Transfer-LO terdiri dari Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat-LO dan Pendapatan Transfer Antar Daerah-LO. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Pendapatan Transfer-LO dijelaskan sebagai berikut:

1. Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Nilai sejumlah pendapatan transfer pemerintah pusat LRA - Dana Desa karena penyalurannya tidak melalui Rekening Kas Umum Daerah.</p>
2. Pendapatan Transfer Antar Daerah-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Pendapatan Transfer Antar Daerah LRA + (Piutang Transfer Antar Daerah 31 Desember 20NN – Piutang Transfer Antar Daerah 31 Desember 20-NN).</p>

**3.3 LAIN-LAIN PENDAPATAN DAERAH YANG SAH-LO**

Nilai yang di input pada Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah-LO adalah nilai Hibah yang diterima Perangkat Daerah yang diklasifikasikan menurut sumber hibahnya yang dimasukkan pada Pendapatan Hibah-LO. Pendapatan Hibah terdiri dari Pendapatan Hibah dari Pemerintah Pusat, Pendapatan Hibah dari Pemerintah Daerah Lainnya, dan Pendapatan Hibah dari Badan/Lembaga/Organisasi Dalam Negeri.

**3.4 BEBAN OPERASI**

Beban Operasi dalam Laporan Operasional terdiri dari Beban Pegawai, Beban Barang dan Jasa, Beban Subsidi, Beban Hibah, Beban Bantuan Sosial, Beban Penyisihan Piutang, Beban Penyusutan dan Amortisasi. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Beban Operasi dijelaskan sebagai berikut :

1. Beban Pegawai   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Belanja Pegawai LRA + (Utang Belanja Pegawai 31 Desember 20NN – Utang Belanja Pegawai 31 Desember 20-NN).</p>
2. Beban Barang dan Jasa   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Belanja Barang dan Jasa LRA + (Beban Dibayar Dimuka 31 Desemner 20-NN - Beban Dibayar Dimuka 31 Desemner 20NN) + (Persediaan 31 Desember 20-NN - Persediaan 31 Desember 20NN) + (Utang Belanja Persediaan 31 Desember 20NN - Utang Belanja Persediaan 31 Desember 20-NN) + (Utang Belanja Jada dan Pemeliharaan 31 Desember 20NN - Utang Belanja Jada dan Pemeliharaan 31 Desember 20-NN).</p>
3. Beban Subsidi   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Sejumlah Belanja Subsidi LRA.</p>
4. Beban Hibah   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Belanja Hibah LRA + (Persediaan Hibah 31 Desember 20-NN – Persediaan Hibah 31 Desember 20NN).</p>
5. Beban Bantuan Sosial   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Sejumlah Belanja Bantuan Sosial LRA.</p>
6. Beban Penyisihan Piutang   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Penyisihan Piutang 31 Desember 20-NN – Penyisihan Piutang 31 Desember 20NN.</p>
7. Beban Penyusutan dan Amortisasi   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Akumulasi Penyusutan 31 Desember 20-NN – Akumulasi Penyusutan 31 Desember 20NN.</p>

**3.5 BEBAN TRANSFER**

Beban Transfer dalam Laporan Operasional terdiri dari Beban Bagi Hasil dan Beban Bantuan Keuangan. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Beban Transfer dijelaskan sebagai berikut:

1. Beban Bagi Hasil   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Sejumlah Belanja Bagi Hasil LRA.</p>
2. Beban Bantuan Keuangan   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah <p class="callout info">Sejumlah Belanja Bantuan Keuangan LRA - Realisasi Dana Desa yang seharusnya tidak merupakan beban Pemerintah Daerah yang hanya sebagai penampung sementara sebelum disalurkan karena pengelolaan dana desa ada pada Desa.</p>

**3.6 SURPLUS NON OPERASIONAL**

Surplus Non Operasional terdiri dari Surplus Penjualan/Pertukaran/Pelepasan Aset Non Lancar-LO, Surplus Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang-LO, Surplus dari Kegiatan Non Operasional Lainnya-LO. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Surplus Non Operasional dijelaskan sebagai berikut:

1. Surplus Penjualan/Pertukaran/Pelepasan Aset Non Lancar-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah   
    Nilai surplus/nilai keuntungan atas penjualan aset Pemerintah Daerah yang dilaporkan oleh Bidang Aset.
2. Surplus Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah sebesar nilai surplus atas penyelesaian kewajiban jangka panjang.
3. Surplus dari Kegiatan Non Operasional Lainnya-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah penambahan nilai investasi permanen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tahun 20NN dan Deviden tahun sebelumnya yang disertakan kembali sebagai Penyertaan Modal pada tahun 20NN.

**3.7 DEFISIT NON OPERASIONAL**

Defisit Non Operasional terdiri dari Defisit Penjualan/Pertukaran/Pelepasan Aset Non Lancar-LO, Defisit Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang-LO dan Defisit dari Kegiatan Non Operasional. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Defisit Non Operasional dijelaskan sebagai berikut:

1. Defisit Penjualan/Pertukaran/Pelepasan Aset Non Lancar-LO  
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah nilai defisit/nilai buku atas penjualan aset Pemerintah Daerah yang dilaporkan oleh Bidang Aset.
2. Defisit Penyelesaian Kewajiban Jangka Panjang-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah sebesar nilai defisit atas penyelesaian kewajiban jangka panjang.
3. Defisit dari Kegiatan Non Operasional Lainnya-LO   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah penurunan nilai investasi permanen dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tahun 20NN.

**3.8 POS LUAR BIASA**

Pos Luar Biasa terdiri dari Pendapatan Luar Biasa dan Beban Luar Biasa. Untuk masing-masing akun yang terdapat dalam Pos Luar Biasa dijelaskan sebagai berikut:

1. Pendapatan Luar Biasa
2. Beban Luar Biasa   
    Nilai yang disajikan dalam laporan operasional adalah sejumlah Belanja Tak Terduga LRA.# LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS

Laporan Perubahan Ekuitas memuat jumlah ekuitas awal, mutase ekuitas dan ekuitas akhir.

**4.1 EKUITAS AWAL**

Ekuitas Awal yang disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas adalah nilai Ekuitas Ahir 31 Desember 20-NN.

**4.2 SURPLUS/(DEFISIT) LO**

Surplus/(Defisit) LO yang disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas adalah nilai Surplus/(Defisit) LO yang disajikan pada Laporan Operasional 31 Desember 20NN.

**4.3** **DAMPAK KOMULATIF PERUBAHAN KEBIJAKAN/KESALAHAN MENDASAR**

Dampak Komulatif Perubahan Kebijakan/Kesalahan Mendasar yang disajikan pada Laporan Perubahan Ekuitas adalah sebesar nilai koreksi atas Laporan Keuangan yang disajikan Perangkat Daerah yang disesuikan dengan akun-akun yang terdapat pada Laporan Perubahan Ekuitas.

**4.4 EKUITAS AKHIR**

Ekuitas Akhir yang disajikan dalam Laporan Perubahan Ekuitas adalah

<p class="callout info">Penjumlahan dari Ekuitas Awal + Surplus/(Defisit) LO + Dampak Komulatif Perubahan Kebijakan/Kesalahan Mendasar. Ekuitas Akhir dalam Laporan Perubahan Ekuitas harus sama nilainya dengan Ekuitas Akhir yang ada pada Laporan Neraca.</p># REKON BELANJA MODAL DAN SIMDA



# Cek LRA dan Neraca

#### **Tujuan :** 

#### Rekonsiliasi antara LRA dan Neraca bertujuan untuk memastikan realisasi belanja modal menambah aset pada neraca. Rekonsiliasi dihitung dengan cara mencocokan realisasi belanja modal pada LRA dengan perubahan aset pada neraca sebelum ada jurnal penyesuaian (Neraca 2024 - Neraca 2023)

#### **Kertas Kerja :** 

#### [https://bit.ly/KertasKerjaBPKAD](https://bit.ly/KertasKerjaBPKAD)

#### **Link Video :**  
[https://bit.ly/CEKLRADANNERACA](https://bit.ly/CEKLRADANNERACA)  

# Cek LRA dan SIMDA

#### **Tujuan :** 

Rekonsiliasi LRA dan SIMDA bertujuan untuk mencocokan realisasi belanja modal pada LRA dengan penginputan penambahan aset di SIMDA. Kegiatan ini memastikan :

1\. Jumlah aset yang terinput di SIMDA sesuai dengan realisasi belanja modal di LRA

2\. Rekening aset pada level 4 di SIMDA sesuai dengan kode rekening Sub Rincian Objek pada LRA. Apabila terdapat perbedaan kode rekening rekening dimana kode rekening pada LRA salah, maka perlu dilakukan jurnal penyesuaian pada SIPD Aklap

#### **Link Video :**   
[https://bit.ly/CEKLRADANSIMDA](https://bit.ly/CEKLRADANSIMDA)  

