JURNAL PENYESUAIAN PERSEDIAAN Koreksi Saldo Awal Transaksi “Koreksi Saldo Awal” digunakan untuk mencatat adanya kesalahan catat pada tahun anggaran lalu yang sudah berakhir dan sudah melalui proses audited. Khusus transaksi koreksi saldo awal, selalu dicatat pada tanggal 2 Januari tahun berjalan. Point Penting Penjurnalan 1. Penomoran Dokumen pada SIPD: Format : No urut (4digit)/ JP-PERSED/ Koreksi Saldo Awal/OPD/Tahun Contoh : 0001/JP-PERSED/ Koreksi Saldo Awal/Distan/2024 2. Contoh Dokumen Sumber yang AbsahContoh Kasus dan Jurnal Kasus 1: Tanggal 26 Mei 2024 diketahui bahwa Dinas Pertanian ada salah catat nilai persediaan bahan cetak untuk TA 2023 yang sudah diaudited. Bahan cetak yang benar adalah 30.000.000,00 tapi dicatat pada laporan audited sebesar Rp30.500.000,00 sehingga terdapat kelebihan pencatatan persediaan sebesar Rp500.000,00. Jurnal 1 : TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 2 Januari 2024 3.1.01.01.01.0001 Ekuitas 500.000.00 1.1.12.01.03.0003 Bahan Cetak 500.000.00 Kasus 2: Tanggal 26 Mei 2024 diketahui bahwa Dinas Kesehatan ada salah catat nilai persediaan obat untuk TA 2023 yang sudah diaudited. Bahan cetak yang benar adalah 25.000.000,00 tapi dicatat pada laporan audited sebesar 24.800.000,00 sehingga terdapat kurang pencatatan persediaan sebesar Rp200.000,00. Jurnal 2 : TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 2 Januari 2024 1.1.12.01.04.0001 Obat 200.000,00 3.1.01.01.01.0001 Ekuitas 200.000,00 Catat Saldo Akhir Tahun Berjalan Transaksi “Catat Saldo Akhir Tahun Berjalan” digunakan untuk mencatat sisa saldo akhir tahun berjalan. Khusus transaksi catat saldo akhir tahun berjalan, selalu dicatat pada tanggal 31 Desember tahun berjalan. Nilai yang dijurnal sebesar selisih sisa saldo akhir tahun berjalan (Tahun ke-n) dikurangi sisa saldo akhir tahun sebelumnya (Tahun ke n-1) Point Penting Penjurnalan 1. Penomoran Dokumen pada SIPD : Format : No urut (4digit)/ JP-PERSED/ Catat Saldo Akhir/OPD/Tahun Contoh : 0002/JP-PERSED/ Catat Saldo AKhir/Dikes/2024 2. Contoh Dokumen Sumber yang AbsahContoh Kasus dan Jurnal Kasus 1: Saldo akhir persediaan Obat pada Dinas Kesehatan tahun 2023 sebesar Rp50.000.000,00, sedangkan sisa saldo akhir obat tahun 2024 sebesar Rp.30.000.000,00. Atas keterangan tersebut maka dihitung nilai yang akan dijurnal : Nilai Jurnal = Saldo Akhir Tahun n–Sisa Saldo Akhir Tahun n-1 Nilai Jurnal = 30.000.000,00 – 50.000.000,00 Nilai Jurnal = -20.000.000,00 Jurnal 1: TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 31 Desember 2024 8.1.02.01.01.0037 Beban Obat-Obatan-Obat 20.000.000,00 1.1.12.01.04.0001 Obat 20.000.000,00 Kasus 2: Saldo akhir persediaan Alat tulis Kantor pada Dinas Perhubungan tahun 2023 sebesar Rp70.000.000,00, sedangkan sisa saldo akhir obat tahun 2024 sebesar Rp75.000.000,00. Atas keterangan tersebut maka dihitung nilai yang akan dijurnal : Nilai Jurnal = Saldo Akhir Tahun n–Sisa Saldo Akhir Tahun n-1 Nilai Jurnal = 75.000.000,00 – 70.000.000,00 Nilai Jurnal = 5.000.000,00 Jurnal 2: TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 31 Desember 2024 1.1.12.01.03.0001 Alat Tulis Kantor 5.000.000,00 8.1.02.01.01.0024 Beban Alat/Bahan untuk Kegiatan Kantor-Alat Tulis Kantor 5.000.000,00 Terima Hibah Transaksi “Terima Hibah” digunakan untuk mencatat penerimaan hibah berupa persediaan. Contoh bukti dukung untuk transaksi ini adalah: Berita Acara Serah Terima. Point Penting Penjurnalan 1. Penomoran Dokumen pada SIPD : Format : No urut (4digit)/ JP-PERSED/ Terima Hibah/OPD/Tahun Contoh : 0003/JP-PERSED/ Terima Hibah/Dikes/2024 2. Contoh Dokumen Sumber yang AbsahContoh Kasus dan Jurnal Kasus: Tanggal 10 Februari 2024, Dinas Kesehatan Kota Denpasar menerima hibah persediaan barang pakai habis berupa obat sebesar Rp26.000.000.000,00 dari Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Jurnal: TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 10 Februari 2024 1.1.12.01.04.0001 Obat 26.000.000.000,00 7.3.01.02.01.0001 Pendapatan Hibah dari Pemerintah Daerah - LO 26.000.000.000,00 Keterangan : Pemilihan rekening Pendapatan hibah disesuaikan dengan pemberi hibah. Jika hibah diterima dari Kementerian, maka rekening yang dipilih adalah “Pendapatan Hibah dari Pemerintah Pusat”Penyerahan Barang ke Pihak Ketiga Transaksi “Penyerahan Barang” digunakan untuk mencatat pengeluaran persediaan kepada pihak ketiga/masyarakat. Contoh bukti dukung untuk transaksi ini adalah: Berita Acara Serah Terima. Point Penting Penjurnalan 1. Penomoran Dokumen pada SIPD: Format : No urut (4digit)/ JP-PERSED/ Penyerahan Barang/OPD/Tahun Contoh : 0003/JP-PERSED/ Penyerahan Barang /PUPR/2024 2. Contoh Dokumen Sumber yang AbsahContoh Kasus dan Jurnal Kasus: Tanggal 6 Maret 2024, PUPR menyerahkan DED (pada persediaan dicatat pada rekening Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat) kepada Masyarakat sebesar Rp8.000.000,00. Jurnal: TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 6 Maret 2024 8.1.02.01.01.0039 Beban Barang untuk Dijual/Diserahkan kepada Masyarakat 8.000.000,00 1.1.12.01.05.0001 Persediaan untuk Dijual/Diserahkan Kepada Masyarakat 8.000.000,00 Mutasi Persediaan Transaksi “Mutasi Persediaan” digunakan untuk mencatat mutasi persediaan antar OPD. Contoh bukti dukung untuk transaksi ini adalah: Berita Acara Serah Terima. Point Penting Penjurnalan 1. Penomoran Dokumen pada SIPD: Format : No urut (4digit)/ JP-PERSED/ Mutasi Persediaan/OPD/Tahun Contoh : 0003/JP-PERSED/ Mutasi Persediaan /Dikes/2024 2. Contoh Dokumen Sumber yang AbsahContoh Kasus dan Jurnal Kasus: Tanggal 30 Juni 2023, Dinas Kesehatan memberikan persediaan berupa bahan lainnya ke BPBD sebesar Rp1.000.000,00 Jurnal : Jurnal yang dibuat di BPBD sebagai penerima mutase masuk persediaan TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 30 Juni 2024 1.1.12.01.01.0012 Bahan Lainnya 8.000.000,00 3.1.03.01.01.0001 RK PPKD 8.000.000,00 Jurnal yang dibuat di Dinas Kesehatan yang mencatat mutasi persediaan keluar TANGGAL KODE AKUN NAMA REKENING DEBET KREDIT 30 Juni 2024 3.1.03.01.01.0001 RK PPKD 1.000.000,00 1.1.12.01.01.0012 Bahan Lainnya 1.000.000,00